Mohammed Al Bashir Bakal Jadi Perdana Menteri Suriah di Masa Transisi, Ini Sosoknya
Sementara itu Perdana Menteri Suriah saat ini Mohammad Ghazi Al Jalali menegaskan sebagian besar pegawai negeri masih melanjutkan tugas mereka, termasuk para menteri.
Dia dan 18 menteri lainnya telah memutuskan untuk tetap berada di Damaskus melanjutkan tugas sambil berkooridinasi dengan kelompok oposisi yang dipimpin Hayat Tahrir Al Sham (HTS).
"Pemerintah Suriah melanjutkan tugas, sebagian besar menteri masih berada di tempat dan menyatakan kesiapan untuk bekerja demi kepentingan rakyat Suriah, terlepas dari masa depan pribadi mereka," kata Al Jalali
Dia mengatakan Suriah perlu merumuskan kembali pembentukan tentara nasional yang baru. Tak mungkin lagi mengandalkan angkatan yang lama.
Moral tentara nasional Suriah, lanjut Al Jalali, saat ini berada dalam kondisi keruntuhan dan kehilangan motivasi untuk berperang. Pembangunan kembali tentara nasional akan menjadi masalah bagi pemerintahan berikutnya.
Selain itu pemulihan layanan publik juga harus menjadi prioritas pemerintah.
"Saat ini, kebutuhan untuk memastikan berfungsinya layanan dan utilitas publik lebih lanjut telah ditetapkan. Kami siap menghadapi segala kemungkinan skenario dan pernyataan oposisi sebagian besar sejalan dengan apa yang diperjuangkan kabinet kami untuk memastikan stabilitas negara ini. Kita semua berkepentingan agar tahap ini berjalan lancar," ujarnya.
Editor: Anton Suhartono