Militer Myanmar Bantai Warga Sipil, Gerilyawan Kuburkan Korban Tewas dan Mayat Terbakar
Kamis, 30 Desember 2021 - 16:02:00 WIB
Dikatakan Dewan Keamanan menekankan perlunya memastikan akuntabilitas atas tindakan tersebut. PBB juga menyerukan penghentian segera semua kekerasan dan menekankan pentingnya menghormati hak asasi manusia dan memastikan keselamatan warga sipil.
Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih pemenang Hadiah Nobel Aung San Suu Kyi. Menurut penghitungan oleh kelompok hak-hak Asosiasi untuk Bantuan Tahanan Politik, sejak kudeta, lebih dari 1.300 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan dan lebih dari 11.000 telah dipenjara.
Sebaliknya, militer membantah data jumlah korban tewas itu.
Editor: Umaya Khusniah