Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Advertisement . Scroll to see content

Milisi DPR: Ukraina Bantai 30 Orang di Stasiun KA dengan Rudal Tochka-U, Lalu Tuduh Rusia

Jumat, 08 April 2022 - 17:42:00 WIB
Milisi DPR: Ukraina Bantai 30 Orang di Stasiun KA dengan Rudal Tochka-U, Lalu Tuduh Rusia
Penampakan bangunan yang hancur di Kota Kramatorsk, Ukraina Timur, usai diserang Rusia pada 19 Maret lalu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.id – Klaim Ukraina tentang serangan maut roketRusia di stasiun kereta api di Kota Kramatorsk di Wilayah Donetsk, Jumat (8/4/2022), mendapat bantahan dari kelompok milisi pro-Moskow. Juru Bicara Milisi Rakyat Republik Rakyat Donetsk (DPR), Eduard Basurin, menyebut klaim itu sebagai provokasi yang terorganisasi dari Ukraina.

“Sebuah provokasi terjadi di Kramatorsk. Pihak berwenang Ukraina tidak menyembunyikan fakta bahwa mereka sedang mempersiapkan provokasi lain,” kata Basurin kepada lembaga penyiaran Channel One milik Rusia, hari ini.

“Pertama, evakuasi diumumkan dari Kota Kramatorsk, Kostyantynivka, dan Slovyansk. Orang-orang pun mulai berkumpul di tempat-tempat di mana Anda dapat bepergian, yakni stasiun kereta api. Lalu tiba-tiba ada amunisi, sekitar 30 orang tewas,” ujarnya. 

Menurut dia, peristiwa itu seperti sudah didesain sedemikian rupa oleh militer Ukraina. Apalagi, Markas Besar Pertahanan Teritorial DPR sebelumnya mengatakan bahwa justru pasukan Ukraina-lah yang menghantam Kramatorsk dengan rudal Tochka-U pada hari ini. Pecahan rudal itu jatuh di dekat stasiun kereta api.

Sebelumnya pihak Ukraina mengklaim, dua roket Rusia menghantam sebuah stasiun kereta api di Kramatorsk, Jumat (8/4/2022). Serangan itu menyebabkan puluhan korban jiwa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut