Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Advertisement . Scroll to see content

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

Selasa, 02 Juni 2026 - 08:14:00 WIB
Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam
Meteor menabrak atmosfer Bumi dengan kecepatan 120.700 km per jam hingga memicu ledakan dahsyat di wilayah timur laut AS (Foto: NOAA)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Sebuah meteor yang melesat dengan kecepatan supercepat menabrak atmosfer Bumi hingga memicu ledakan dahsyat di wilayah timur laut Amerika Serikat (AS), Sabtu (30/5/2026). Ledakan tersebut memiliki kekuatan setara 300 ton TNT, menghasilkan suara yang menggema hingga membuat warga sejumlah wilayah panik.

Badan antariksa AS, NASA, mengungkapkan meteor itu bergerak dengan kecepatan sekitar 120.700 km per jam sebelum pecah di atmosfer pada ketinggian sekitar 64 km. Peristiwa tersebut terjadi di atas wilayah Negara Batian Massachusetts bagian timur laut dan New Hampshire bagian tenggara pada pukul 14.06 waktu setempat.

Wakil Kepala Pemberitaan NASA Jennifer Dooren menjelaskan, objek tersebut merupakan meteor alami yang memasuki atmosfer Bumi. Menurut dia, fenomena itu tidak berkaitan dengan hujan meteor yang sedang aktif dan bukan merupakan sampah luar angkasa maupun satelit yang jatuh kembali ke Bumi.

“Bola api ini tidak terkait dengan hujan meteor aktif saat ini, tapi merupakan objek alami dan bukan sampah luar angkasa atau satelit yang masuk kembali ke Bumi,” ujar Dooren, kepada AFP.

Ledakan yang ditimbulkan meteor itu mengejutkan warga setempat. Banyak pengguna media sosial melaporkan suara dentuman sangat keras, bahkan cukup kuat untuk mengguncang rumah-rumah di sejumlah kawasan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut