Menlu Iran dan Kuba Jajaki Kerja Sama Hadapi Sanksi Amerika Serikat
Lawatan Menlu Zarif ke Kuba berlangsung setelah dia mengunjungi Venezuela--sekutu regional lainnya yang juga terkena sanksi AS.
Granma melaporan Zarif dan Rodriguez "akan membicarakan kemungkinan hubungan dan kerjasama komersial" dengan Wakil Perdana Menteri Kuba Ricardo Cabrisas.
Tanggapan perwakilan AS di Havana
Kedutaan Besar AS di Havana menanggapi kunjungan Zarif ke Kuba. Diplomat tinggi Washington di Amerika Latin, Michael Kozak, dalam kicauannya menyebut Iran dan Kuba berkongsi menyebarkan kejahatan ke seluruh dunia.
"Zarif Iran dan rezim (Fidel) Castro memiliki banyak kesamaan: pelanggaran hak asasi manusia, otoriterisme, pencurian kekayaan Venezuela, dan penyebaran pengaruh jahat mereka ke seluruh dunia. Hubungan mereka menggarisbawahi kurangnya legitimasi mereka," demikian kicau Kozak.
Zarif akan mengakhiri kunjungannya ke kawasan Amerika Latin dengan menghadiri pelantikan presiden terpilih Bolivia, Luis Arce, pada Minggu (8/11/2020).
Editor: Arif Budiwinarto