Menlu AS Antony Blinken Sebut Krisis Sri Lanka Disebabkan Agresi Rusia ke Ukraina
Sementara itu Rusia berkali-kali menyangkal tuduhan telah memblokir ekspor bahan makanan dari Ukraina. Negeri Beruang Merah justru menjamin pendistribusian bahan makanan ke pelabuhan Ukraina. Namun tentara Ukraina justru mencegat kapal-kapal sipil meninggalkan pelabuhan, termasuk Odessa.
Selain itu tentara Ukraina disebut memasang ranjau di darat dan laut membuat ancaman bagi pengiriman.
Sri Lanka mengalami gagal bayar utang luar negeri pada Mei, pertama kali dalam sejarah negara itu. Kondisi diperparah dengan kelangkaan bahan bakar. Krisis yang dikaitkan dengan pandemi Covid-19 membuat negara itu kehilangan pendapatan pariwisata yang menopang perekonomian.
Sekitar 100.000 orang mengepung kediaman Presiden Sri Lanka di Kolombo sejak Sabtu. Presiden Gotabaya Rajapaksa dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe keduanya kemudian mengumumkan pengunduran diri di tengah kerusuhan massal.
Editor: Anton Suhartono