Mengerikan, Jenazah Tahanan Palestina Dikembalikan Israel dalam Kondisi Hangus dan Tangan Terikat
“Jenazah-jenazah warga Palestina yang tak berdosa ditinggalkan sebagai saksi kebrutalan para algojo, karena mereka tidak mati secara wajar, melainkan dieksekusi setelah diikat,” kata Al Bursh, seraya menyerukan penyelidikan internasional terhadap Israel yang telah melakukan kejahatan perang.
Kantor Media Tahanan Palestina juga mengungkap hal senada. Kesaksian medis dan forensik menyebutkan banyak jenazah ditemukan dalam kondisi diborgol, ditutup mata, dan menunjukkan tanda-tanda penyiksaan berat, luka bakar, bahkan dilindas kendaraan lapis baja Israel.
Bukti-bukti tersebut menegaskan bahwa beberapa korban dieksekusi dengan darah dingin setelah ditangkap, sebuah pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional dan Konvensi Jenewa Keempat.
Kantor Media Tahanan menyerukan penyelidikan internasional mendesak dan independen untuk mengungkap para pelaku serta menyeret mereka ke pengadilan internasional.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza pada Kamis (16/10/2025) menerima 30 jenazah tahanan Palestina yang dibebaskan oleh Israel berdasarkan kesepakatan pertukaran tahanan. Setidaknya 120 jenazah tahanan telah dipulangkan berdasarkan kesepakatan gencatan senjata sejak Selasa.
Kampanye Nasional Palestina untuk Pengembalian Jenazah Syuhada mengungkap Israel saat ini menyimpan 735 jenazah tahanan Palestina, termasuk 67 anak-anak.
Namun surat kabar Israel, Haaretz, Israel menyimpan hampir 1.500 jenazah warga Palestina dari Jalur Gaza di pangkalan militer Sde Teiman, Gurun Negev.
Editor: Anton Suhartono