Mengenal Ritual Pemakaman Langit Tibet, Seperti Apa Tradisinya?
Sehari sebelum prosesi pemakaman, kerabat akan melepaskan seluruh pakaian yang dikenakan oleh sang jasad dan memposisikannya seperti kondisi bayi yang masih didalam rahim sang ibu dengan dibengkokkan semacam dalam keadaan duduk. Serta bagian kepala akan diatur dalam posisi berlawanan dengan area lutut.
Acara pemakaman dilakukan pada waktu sebelum matahari terbit. Hari pelaksanaan pun tiba, jasad akan diangkat menuju puncak pegunungan yang jauh dari perumahan penduduk. Lama akan membacakan lantunan permohonan agar menghilangkan dosa sang mayat dan membakar kemenyan yang dikhususkan mempengaruhi para burung pemangsa.
Para Body Breaker bertugas memotong, menyayat serta mencincang tubuh jenazah dengan perasaan gembira yang dapat digambarkan, seperti sedang melakukan aktivitas bekerja di ladang. Suasana duka diubah menjadi kebahagiaan dipercayai oleh masyarakat setempat sebagai upaya menuntun jasad dari masa yang gelap ke periode kehidupan berikutnya yang lebih baik.
Daging yang telah diamputasi tersebut akan ditambahkan dengan makanan utama warga Tibet (Tsampa) yang pembuatannya berbahan tepung barley. Kemudian diaduk rata untuk dipersembahkan kepada dakini hingga hanya tersedia tulang belulang yang akan ditumbuk untuk diberikan kepada hewan yang lebih kecil seperti burung Elang agar tidak tersedia sisa ditempat tersebut.
Dalam pemakaman langit Tibet terdapat beberapa larangan yang harus dilakukan untuk menghilangkan efek buruk dalam perjalanan sang awrah diantaranya adalah sebagai berikut
Demikian,informasi ritual pemakaman langit Tibet yang unik. Jadi, setiap wilayah, kota, atau bangsa memiliki kebiasaan maupun tradisi berbeda-beda ya!
Editor: Puti Aini Yasmin