Mengenal Pasukan Sparta Tentara Terkuat Zaman Yunani Kuno, Dilatih Militer sejak Usia 7 Tahun
Para prajurit muda Sparta ini dalam menjalankan misi hanya dibekali sebilah pisau. Apabila prajurit Sparta bisa membunuh budak, dia akan menjalani tes ketahanan tubuh yang lebih mengerikan, yaitu dicambuk hingga ratusan kali. Tak jarang ujian ini sampai merenggut nyawa para Sparta muda.
Jika tes ini berhasil dilewati, para prajurit muda Sparta dinyatakan lulus serta laik menyandang gelar kebanggaan sebagai tentara. Mereka pun dianggap layak berlaga di medan perang sesungguhnya. Namun secara umum, pria berusia 20 sampai 60 tahun di Sparta wajib ikut perang. Tentara Sparta dikenal karena keahliannya dalam pertempuran di darat.
Pada 480 SM, Sparta bersekutu dengan Athena untuk mencegah Raja Persia Xerxes menyerang Yunani. Namun, tidak lama setelah itu, Sparta dan Athena juga saling bertarung yang disebut dengan perang Peloponnesos.
Perang ini berlangsung dalam dua tahap, pertama berlangsung sekitar 460-446 SM dan perang kedua pada 431-404 SM. Konflik yang panjang serta rumit merusak kedua pihak. Namun Sparta dengan bantuan keuangan dari Persia akhirnya memenangkan peperangan, menghancurkan pasukan Athena.
Selain itu, pasukan Sparta juga bertempur dalam Perang Korintus pada 396-387 SM. Perang ini merupakan konflik di Yunani kuno, Sparta melawan koalisi negara-negara kota yang terdiri dari Thebes, Athena, Korintus, serta Argos yang didukung Kekaisaran Achaemenid.
Perang ini terjadi karena ketidakpuasan dengan imperialisme Sparta setelah Perang Peloponnesos. Perang Korintus dimenangkan pasukan Sparta.
Sparta mencapai puncak kejayaan pada abad ke-5 SM. Namun, kejayaan itu hanya berlangsung singkat. Pada 371 SM, Sparta ditaklukkan tentara Thebes.
Editor: Anton Suhartono