Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jennifer Coppen dan Justin Hubner Gercep Bulan Madu ke Jepang, Kamari Tak Diajak?
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Karoshi, Budaya Kerja Lembur di Jepang yang Kerap Makan Korban

Jumat, 14 November 2025 - 10:52:00 WIB
Mengenal Karoshi, Budaya Kerja Lembur di Jepang yang Kerap Makan Korban
Istilah karoshi kembali mengemuka di Jepang sejak perdana menteri baru Sanae Takaichi menjabat pada Oktober (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Akar Masalah: Budaya Kerja Ekstrem

Jepang memiliki budaya kerja yang sangat menuntut. Karyawan kerap merasa harus menunjukkan loyalitas dengan bekerja lebih lama daripada jam kerja resmi. Lembur menjadi norma, bahkan dianggap sebagai bentuk dedikasi.

Tekanan untuk produktivitas, keengganan meninggalkan kantor lebih dulu daripada atasan, hingga kompetisi internal membuat banyak pekerja terjebak dalam rutinitas lembur berjam-jam setiap harinya.

Beberapa faktor pendorong karoshi meliputi:

  • Jam lembur berlebih yang dapat mencapai lebih dari 80 hingga 100 jam per bulan
  • Kurangnya waktu istirahat dan rekreasi
  • Tekanan mental dan emosional tinggi
  • Lingkungan kerja yang tak fleksibel
  • Rasa takut mengecewakan atasan atau tim.

Kasus Karoshi yang Menggemparkan

Salah satu kasus paling terkenal adalah kematian Matsuri Takahashi pada 2016, karyawan muda perusahaan raksasa periklanan Dentsu. Dia bunuh diri setelah mencatat lembur lebih dari 100 jam dalam sebulan. Tragedi itu mengguncang Jepang dan memicu protes publik besar-besaran.

Sejak itu, pemerintah menetapkan aturan batas lembur ketat: maksimal 45 jam per bulan dan 360 jam per tahun, dengan beberapa pengecualian.

Namun, para pengamat mengatakan implementasinya masih jauh dari ideal, terutama di industri yang sangat kompetitif.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut