Mengenal Amonium Nitrat, Bahan Kimia yang Disebut-sebut Penyebab Ledakan Beirut
Dua ton amonium nitrat digunakan untuk membuat bom dalam serangan Kota Oklahoma di AS pada 1995. Dalam peristiwa tersebut, sebuah bangunan federal AS hancur dan 168 orang tewas.
Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab mengatakan, ledakan yang terjadi di Beirut kemarin disebabkan oleh meledaknya 2.750 ton amonium nitrat yang telah disimpan selama bertahun-tahun di sebuah gudang di tepi pelabuhan kota itu. Beberapa video menunjukkan, efek ledakan tersebut mirip dengan bom atom.
Di bidang pertanian, pupuk amonium nitrat diaplikasikan dalam bentuk granul dan cepat larut di bawah kelembapan. Ini memungkinkan nitrogen—yang menjadi zat kunci dalam pertumbuhan tanaman—untuk dilepaskan atau disalurkan ke tanah.
Namun, dalam kondisi penyimpanan yang normal dan tanpa suhu panas yang sangat tinggi, sulit untuk menyalakan amonium nitrat. “Jika Anda melihat video (ledakan Beirut), Anda melihat asap hitam, Anda melihat asap merah. Itu adalah reaksi yang tidak lengkap,” kata profesor kimia di Universitas Rhode Island, Jimmie Oxley, kepada AFP, Rabu (5/8/2020).
“Saya berasumsi bahwa ada ledakan kecil yang memicu reaksi amonium nitrat (di Beirut itu). Soal apakah ledakan kecil itu hanya kecelakaan atau sesuatu yang sengaja, saya belum mendengar (kesimpulan tim penyelidik setempat),” tuturnya.