Mengenal Ambergris, Muntah Ikan Paus Sperma yang Harganya Selangit
Ambergris diproduksi dalam sistem pencernaan ikan paus sperma. Tak heran baunya, ketika baru diproduksi, seperti feses. Namun kelamaan aromanya akan berubah menjadi lebih lembut seiring bertambahnya usia. Umumnya disamakan dengan aroma alkohol.
Ambergris terbentuk dari sekresi saluran empedu di usus paus sperma. Pada satu kasus ilmuwan menemukan cumi-cumi raksasa di dalam bongkahan ambergris. Dari situ mereka memiliki teori bahwa zat tersebut diproduksi oleh saluran pencernaan paus untuk memudahkan lewatnya benda keras dan tajam yang dimakannyanya.
Diperkirakan ambergris berukuran besar dikeluarkan melalui mulut, namun hal ini masih diperdebatkan.
Benda ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terbentuk.
Christopher Kemp, penulis 'Floating Gold: A Natural (and Unnatural) History of Ambergris' mengatakan, ambergris hanya diproduksi oleh paus sperma. Itu pun hanya 1 persen dari mereka yang menghasilkannya.
Berdasarkan beberapa kasus, ambergris ditemukan di Samudera Atlantik dan pantai Afrika Selatan, Brazil, Madagaskar, Hindia Timur, Maladewa, China, Jepang, India, Australia, Selandia Baru, dan Kepulauan Maluku.