Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Naikkan Upah Minimum 60 Persen di Tengah Perang dengan AS dan Israel
Advertisement . Scroll to see content

Mengejutkan! Bos Badan Intelijen AS Mundur gegara Tak Setuju dengan Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:10:00 WIB
Mengejutkan! Bos Badan Intelijen AS Mundur gegara Tak Setuju dengan Perang Iran
Pejabat intelijen senior Amerika Serikat Joe Kent mengundurkan diri, Selasa (17/3), terkait perang melawan Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Presiden AS Donald Trump menyebutkan Iran merupakan ancaman langsung terhadap AS. Para pejabat lain menyebut serangan AS ke Iran sejak 28 Februari sebagai pencegahan atas kemungkinan serangan lebih dulu Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah. 

Klaim itu bertentangan dengan pengarahan Departemen Pertahanan AS (Pentagon) kepada Kongres bahwa Iran tidak berencana untuk menyerang, kecuali diserang terlebih dulu.

Trump juga memberikan pernyataan berubah-ubah mengenai alasan menyerang Iran, dari melindungi para demonstran anti-pemerintah, mencegah Iran memiliki senjata nuklir dan senjata jarak jauh, serta menggulingkan rezim yang dianggap mendukung teroris yang membunuh warga AS beberapa dekade.

Trump juga menyerukan kepada rakyat Iran untuk merebut pemerintah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut