Mengapa Arab Saudi Tidak Pernah Dijajah? Begini Sejarahnya
RIYADH, iNews.id – Mengapa Arab Saudi tidak pernah dijajah bangsa Eropa? Mungkin pertanyaan ini pernah melintas di kepala sebagian pembaca.
Arab Saudi adalah salah satu negara yang disegani di kawasan Timur Tengah. Kerajaan padang pasir tersebut juga menjadi tempat Kota Makkah, tanah kelahiran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, berada.
Negeri yang memiliki nama resmi al-Mamlakatu al-ʿArabiyyatu as-Su’uudiyyah (Kerajaan Arab Saudi) itu berada di Semenanjung Arabia. Negara tersebut berbatasan dengan Yordania, Irak, dan Kuwait di utara; Teluk Persia, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain di timur; Oman di tenggara; Yaman di selatan, dan; Laut Merah di barat.
Kerajaan Arab Saudi secara resmi didirikan pada 1932. Negeri ini dulunya menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman (Kesultanan Turki Utsmaniyah) selama ratusan tahun.
Arab Saudi Kutuk Israel Bantai 100 Orang di Sekolah Gaza yang Tampung Warga Telantar
Namun, jauh sebelum itu, Arab Saudi diperintah oleh para pemimpin suku (kabilah) yang tersebar di seluruh wilayah Semenanjung Arabia. Pascakepemimpinan Rasululah dan Khulafa ar-Rasyidin, negeri tersebut diperintah oleh berbagai penguasa Muslim dari berbagai dinasti Arab dan non-Arab.
Pada abad ke-16, Kekaisaran Ottoman—yang menguasai sebagian besar Eropa Tenggara, Asia Barat, dan Afrika Utara antara abad ke-14 dan awal abad ke-20—memperoleh kendali atas sebagian besar Arab Saudi dan tetap berkuasa hingga 1918.