Mengagetkan, Polisi Malaysia Sebut Pembuat Video Parodi Indonesia Raya WNI
Kalimat lain berisi referensi sakit hati untuk Presiden Indonesia Joko Widodo. Ada juga lelucon permusuhan atas nama bapak pendiri bangsa, Soekarno, yang pada dekade 1960-an mengampanyekan slogan “Ganyang Malaysia”.
Video itu juga mengubah lambang dasar negara Indonesia dari Garuda menjadi ayam ketakutan. Selain itu, ada foto seorang anak muda yang sedang kencing di spanduk Indonesia.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan, Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur telah melaporkan video tersebut ke PDRM. Yoshi Iskandar selaku Koordinator Fungsi Pensosboed KBRI Kuala Lumpur mengatakan, para ahli Malaysia terus menyelidiki kasus tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat Indonesia untuk menahan diri dan percaya pemeriksaan saat ini berjalan sesuai hukum yang relevan,” kata Yoshi.
“Pemerintah Malaysia telah mengambil tindakan, sesuai permintaan Indonesia, termasuk (meminta YouTube) untuk menghapus video tersebut," kata Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, Senin (28/12/2020) lalu.