Mencekam! Gerombolan Bersenjata Ambil Alih Stasiun TV saat Siaran Langsung
Pemerintah menyatakan, sejumlah kekerasan yang marak terjadi akhir-akhir ini merupakan reaksi terhadap rencana Noboa untuk membangun penjara baru dengan keamanan tinggi, serta memindahkan para pemimpin geng yang dipenjara ke sana.
“Kejadian hari ini menunjukkan bahwa tindakan dan keputusan yang diambil oleh pemerintah pusat sangat berdampak pada struktur kejahatan, dan sebagai jawabannya, tindakan dan keputusan tersebut telah menciptakan gelombang kekerasan untuk menakut-nakuti masyarakat,” kata Panglima Angkatan Bersenjata Ekuador, Laksamana Jaime Vela, pascapertemuan dengan Noboa dan pejabat lainnya, Selasa (9/1/2024).
Kerusuhan di Ekuador membuat Pemerintah Peru mengumumkan keadaan darurat di sepanjang perbatasannya dengan Ekuador. Sementara Brasil, Kolombia, dan Cile menyatakan dukungan mereka terhadap Pemerintah Ekuador.
Pengambilalihan studio TC di Guayaquil disiarkan langsung selama sekitar 20 menit. Sekelompok pria mengenakan sebo dan sebagian besar berpakaian hitam memegang senjata dan menyapa staf yang berkerumun di lantai.
Suara tembakan dan teriakan terdengar pada siaran langsung itu, dan beberapa penyerang menunjuk ke arah kamera. Seseorang terdengar berteriak “tidak ada polisi!”. Siaran TC sendiri mengudara secara nasional di Ekuador.