Membaca Motif Bantuan China di Balik Jatuhnya Heli dan Jet Tempur AS di Laut China Selatan
Namun, di balik kritik itu, Beijing juga mengulurkan tangan.
“Jika Amerika Serikat memiliki permintaan, maka China akan memberikan bantuan yang diperlukan atas dasar kemanusiaan,” ujarnya.
Pernyataan itu mencuri perhatian karena datang di tengah hubungan militer kedua negara yang memburuk. Tawaran bantuan tersebut, meski terdengar humanis, juga bisa dibaca sebagai langkah diplomatik yang cermat, menunjukkan China sebagai pihak yang “lebih rasional” di kawasan.
Strategi Citra: Soft Power di Tengah Hard Power
Pengamat pertahanan dari RAND Corporation, Michael Horowitz, mengatakan tawaran Beijing bisa jadi bagian dari strategi citra global.
“China ingin menegaskan dirinya bukan sebagai pengacau kawasan, tapi penjaga stabilitas. Dengan menawarkan bantuan, Beijing mencoba menampilkan wajah kemanusiaan di tengah ketegangan militer,” ujarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing memang aktif membangun narasi bahwa Laut China Selatan adalah ‘rumah bersama’ bagi China dan ASEAN, bukan arena dominasi kekuatan eksternal. Pernyataan Guo Jiakun juga menegaskan posisi itu.