Meksiko Mencekam, FIFA Pantau Terus Perkembangan Jelang Piala Dunia
MEXICO CITY, iNews.id - Situasi keamanan di Meksiko mencekam menyusul terbunuhnya bos kartel narkoba paling ditakuti, Nemesio Oseguera alias El Mencho. Gelombang kekerasan dipicu aksi balas dendam kartel narkoba Generasi Baru Jalisco yang dimpimpin El Mencho membuat sejumlah wilayah berstatus siaga.
Di tengah kondisi tersebut, FIFA memastikan terus memantau perkembangan jelang FIFA World Cup 2026.
Seorang juru bicara FIFA mengatakan organisasi sepak bola dunia itu terus berkoordinasi dengan berbagai lembaga pemerintah Meksiko. FIFA mengikuti secara cermat setiap arahan otoritas, baik pusat, negara bagian, maupun lokal, guna memastikan keselamatan publik dan memulihkan stabilitas.
"Kami akan terus mengikuti tindakan dan arahan dari berbagai lembaga pemerintah, bertujuan untuk menjaga keselamatan publik dan memulihkan keadaan normal. Kami menegaskan bekerja sama erat dengan pemerintah federal, negara bagian, dan lokal," kata juru bicara tersebut, dikutip dari Reuters, Rabu (25/2/2026).
Presiden Meksiko Murka Dituduh Elon Musk Punya Hubungan dengan Kartel Narkoba
Gubernur Jalisco Pablo Lemus juga menepis spekulasi bahwa status tuan rumah Meksiko akan dicabut. Menurut dia, tidak ada niat dari FIFA untuk memindahkan lokasi pertandingan.
Siapa El Mencho? Gembong Narkoba Meksiko yang Terbunuh Picu Kerusuhan Nasional
“Ketiga tempat tersebut tetap sepenuhnya pasti,” ujarnya.
Meksiko dijadwalkan menjadi tuan rumah 13 dari total 104 pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk empat laga di Guadalajara. Turnamen juga akan diawali dengan sejumlah pertandingan pemanasan sebelum kick-off resmi pada 11 Juni 2026.
Namun dampak situasi keamanan sudah terasa. Liga-liga lokal Meksiko sempat menunda beberapa pertandingan pada Minggu (22/2/2026), bertepatan dengan tewasnya El Mencho yang memicu aksi balasan di berbagai wilayah.
Editor: Anton Suhartono