Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Kunjungan Megawati, Elite PDIP Temui Sejumlah Pimpinan Parpol Timor Leste
Advertisement . Scroll to see content

Media Luar Negeri: Ganjar Berjuang Keras Atasi Pengkhianatan Pemilu oleh Jokowi

Senin, 12 Februari 2024 - 13:05:00 WIB
Media Luar Negeri: Ganjar Berjuang Keras Atasi Pengkhianatan Pemilu oleh Jokowi
Capres Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi satu mobil meninggalkan Istana Batu Tulis, Bogor, 21 April 2023 sekitar pukul 14.49 WIB, sebelum pengumuman penetapan Ganjar sebagai capres dari PDIP. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Tak cukup sampai di situ, Jokowi secara terang-terangan mengatakan bahwa presiden itu boleh memihak di pilpres. Meski memang tidak pernah secara eksplisit mendukung salah satu dari ketiga capres yang berkompetisi pada pemilu 14 Februari nanti, Jokowi kerap kali tampil di hadapan publik bersama Prabowo.

“Ganjar kini berada dalam posisi yang sulit, terikat pada kampanye dan visi politik yang dibentuk oleh Jokowi, namun tanpa dukungan penting darinya,” tulis Reuters.

Ganjar, kata Reuters, telah mengabaikan tawaran Jokowi kepada Prabowo sebagai sebuah “politik”, dan menanggapinya dengan menggandakan agenda populis yang memenangkannya dua kali masa jabatan sebagai Gubernur Jawa Tengah. Dia berjanji untuk menciptakan 17 juta lapangan kerja baru, memperluas kesejahteraan sosial, serta meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat miskin jika terpilih.

Reuters menggambarkan Ganjar sebagai politikus berambut perak berumur 55 tahun yang juga mantan aktivis mahasiswa. Dia adalah putra seorang polisi dan keluarganya mengelola sebuah toko serba ada. “Dia.. telah mengabdi di provinsinya selama dua dekade, dengan masing-masing dua periode sebagai anggota parlemen dan gubernur,” tulis media itu.

Ganjar membangun reputasinya melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat miskin dengan memangkas suku bunga pinjaman mikro, serta membantu petani membeli pupuk. Dia juga akan mewajibkan pegawai negeri untuk memberikan 2,5 persen dari gaji bulanan mereka untuk mendukung program kesehatan, pendidikan, dan bantuan bencana.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut