Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kunyah Permen Karet usai Operasi Caesar Punya Manfaat Baik, Ini Penjelasan Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Market Theater Gum Wall, Tembok Penuh Bekas Permen Karet dan Banjir Kritik

Sabtu, 29 April 2023 - 20:27:00 WIB
Market Theater Gum Wall, Tembok Penuh Bekas Permen Karet dan Banjir Kritik
Market Theater Gum Wall (Foto: Secret Seattle)
Advertisement . Scroll to see content

Pada tahun 2015, dinding ini dibersihkan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun, namun setelah beberapa waktu, pengunjung mulai lagi menempelkan permen karet di dinding, sehingga dinding ini kembali dipenuhi dengan permen karet hingga saat ini.


Terdapat beberapa kritik atas Market Theater Gum Wall, yaitu:

1.Kurang Higienis dan Tidak Sehat

 Banyak orang menganggap bahwa dinding yang dipenuhi dengan permen karet ini kurang higienis dan tidak sehat. Karena permen karet yang ditempelkan di dinding tersebut dapat menjadi sarang bakteri dan virus, sehingga dapat menyebarkan penyakit. 
 
Terlebih lagi, banyak pengunjung yang menggigit permen karet tersebut sebelum menempelkannya di dinding, sehingga risiko infeksi dan penyebaran penyakit semakin tinggi.

2.Merusak Keindahan Kota

Beberapa orang juga mengkritik bahwa Market Theater Gum Wall merusak keindahan kota. Dinding yang dipenuhi dengan permen karet tersebut dapat terlihat tidak rapi dan kurang estetis, sehingga dapat merusak tampilan kota yang indah. 

Selain itu, ada juga yang menganggap bahwa dinding tersebut dapat menarik sampah dan debu, sehingga semakin merusak lingkungan sekitar.

3.Tidak Ramah Lingkungan

Permen karet yang ditempelkan di dinding tersebut tidak dapat diuraikan oleh alam, sehingga dapat mencemari lingkungan sekitar. Selain itu, permen karet yang menempel pada dinding tersebut dapat merusak struktur bangunan dan dapat memakan biaya yang tinggi untuk membersihkannya.

Meskipun demikian, Market Theater Gum Wall tetap menjadi daya tarik wisata yang populer bagi banyak pengunjung. Hal ini karena dinding ini memiliki nilai sejarah dan merupakan bagian dari budaya kota Seattle. 

Namun, penting bagi pengunjung untuk tetap memperhatikan kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar ketika berkunjung ke sana.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut