Presiden Cile, Gabriel Boric, mengumumkan tiga hari berkabung nasional. Sementara persiapan pemakaman kenegaraan untuk Pinera telah dimulai—yang menurut rencana akan diselenggarakan pada Jumat (9/2/2024).
Penampakan Dahsyatnya Kebakaran Hutan di Cile Tewaskan 112 Orang, Rumah Hancur Mobil-Mobil Hangus
Menteri Dalam Negeri, Carolina Toha mengatakan, jenazah mantan presiden itu ditemukan di danau, dekat Kota Lago Ranco. “Kami mengenang beliau atas cara dia mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan publik,” kata Toha.
Pinera menjabat dua periode tidak berturut-turut antara tahun 2010 dan 2022. Salah satu yang paling dikenang selama kepemimpinannya adalah perannya dalam mengawasi penyelamatan spektakuler pada 2010 terhadap 33 penambang yang terjebak di bawah Gurun Atacama. Peristiwa itu menjadi sensasi media global dan menjadi judul film pada 2014, “The 33”, yang dibintangi aktor kawakan Antonio Banderas.
Cile Bingung, Mau Deportasi Warga Ilegal dari Venezuela tapi Ditolak
Di Cile, Pinera dikenal sebagai pengusaha sukses yang masa jabatan pertamanya didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang pesat. Sementara periode kedua kepresidenannya dirusak oleh berbagai unjuk rasa yang sering terjadi, terutama aksi protes pelajar yang menuntut reformasi pendidikan di negara itu.
Tak hanya itu, aksi protes yang lebih luas dan sering kali disertai kekerasan terhadap kesenjangan juga terjadi pada periode masa kedua pemerintahannya—yang berakhir dengan janji pemerintah untuk merancang konstitusi baru.
Cile Tarik Dubes dari Israel, Protes Kebiadaban Zionis di Gaza
Setelah meninggalkan kursi kepresidenan, Pinera tetap aktif dalam politik, menyuarakan isu-isu seperti upaya merancang konstitusi baru, yang akhirnya gagal. Dia juga mendukung para politisi konservatif di Amerika Latin, termasuk Presiden Argentina Javier Milei yang baru menjabat.
Sementara Mantan Presiden Argentina Mauricio Macri mengungkapkan kesedihannya atas kabar meninggalnya Pinera. “Dia adalah orang yang baik, memiliki komitmen yang tiada duanya terhadap Chile dan terhadap nilai-nilai kebebasan dan demokrasi di Amerika Latin,” katanya.
Editor: Ahmad Islamy Jamil