Mantan Marinir AS Dipenjara 4,5 Tahun di Rusia, Ditempatkan di Koloni Hukuman
LONDON, iNews.id - Seorang mantan marinir Amerika Serikat (AS) dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara. Dua ditempatkan di sebuah koloni hukuman Rusia.
Robert Gilman divonis pada Selasa (4/10/2022). Dia didakwa menyerang seorang perwira polisi saat mabuk.
Koloni hukuman artinya permukiman jauh atau di luar negeri yang didirikan untuk menghukum penjahat dengan kerja paksa dan isolasi dari masyarakat. Sejumlah negara di Eropa dan Amerika Latin mengangkut penjahat mereka ke koloni-koloni penjara yang tersebar luas. Hukuman semacam ini sebagian besar dikembangkan oleh Inggris, Prancis, dan Rusia.
Dilansir dari kantor berita Rusia, TASS, polisi menarik Gilman dari kereta api di Voronezh pada Januari. Saat itu, dia sedang dalam perjalanan dari kota selatan Sochi ke Moskow.
Rusia Kumpulkan Lebih dari 200.000 Pria dalam 2 Pekan untuk Dikirim Perang ke Ukraina
Penangkapannya terjadi setelah sesama penumpang mengeluhkan perilaku Gilman. Saat dalam tahanan, Gilman juga dituduh menendang seorang petugas polisi hingga membuat korban luka memar.
Pengacara Gilman, Valeriy Ivannikov mengatakan, pelaku datang ke Rusia untuk belajar dan mendapatkan kewarganegaraan.
Rusia Puji Elon Musk karena Desak Ukraina Mau Berdamai dan Serahkan Krimea
Kepada pengadilan di Voronezh, pelaku mengaku tidak mengingat insiden itu. Meski demikian, dia telah meminta maaf kepada Rusia dan petugas polisi.
Setelah dinyatakan bersalah, Gilman mengatakan hukuman 4,5 tahun yang dituntut oleh jaksa terlalu berat. Pengacara Gilman akan mengajukan banding dan meminta AS untuk melakukan pertukaran tahanan.
Rusia Gunakan Hak Veto untuk Batalkan Resolusi PBB soal Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina
Sementara itu, Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Vedant Patel mengatakan, Washington mengetahui keputusan itu. Namun mereka tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut dengan alasan pertimbangan privasi.
"Kami terus meminta Federasi Rusia mengizinkan akses konsuler yang konsisten dan tepat waktu kepada semua warga AS (yang ditahan). Dan kami mendesak pemerintah Rusia untuk memastikan perlakuan yang adil kepada semua warga AS yang ditahan di Rusia," kata Patel.
Rusia Sebut Serangan terhadap 4 Wilayah Ukraina yang Bergabung Berarti Agresi
Sayang, dia menolak mengatakan apakah akses konsuler telah diberikan dalam kasus Gilman atau belum.
Rusia telah menghukum beberapa warga AS dengan penjara yang lama dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya, bintang bola basket WNBA Brittney Griner yang dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara pada Agustus setelah kedapatan memiliki kartrid vape minyak ganja.
Mantan marinir lain yang juga memegang kewarganegaraan Kanada, Irlandia dan Inggris, Paul Whelan, menjalani hukuman 16 tahun penjara atas tuduhan spionase. Namun tuduhan itu telah dibantahnya.
Tetapi pada bulan April, mantan marinir Trevor Reed, dibebaskan dalam pertukaran tahanan. Dia menjalani hukuman sembilan tahun setelah dinyatakan bersalah melakukan kekerasan terhadap seorang petugas polisi.
Para pejabat Rusia mengatakan mereka sedang dalam pembicaraan dengan Washington tentang kemungkinan pertukaran tahanan baru. Laporan media mengatakan mereka bisa melibatkan terpidana pedagang senjata Viktor Bout yang menjalani hukuman 25 tahun di AS agar dibebaskan dan kembali ke Rusia.
Editor: Umaya Khusniah