Malaysia Siapkan Dana Rp3,5 Triliun Perketat Keamanan Perbatasan dengan IKN Nusantara
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Perdana Menteri Sarawak Tan Sri Abang Johari Tun Openg, Kepala Menteri Sabah Datuk Seri Hajiji Noor dan para pemimpin federal serta negara bagian lainnya.
Anwar Ibrahim berharap dana sebesar Rp3,5 triliun itu akan dimasukkan dalam anggaran tahun 2023 yang akan diajukan bulan depan. Dengan begitu, usulan pekerjaan peningkatan fasilitas CIQ (Custom, Immigration and Quarantine) dan jalan yang menghubungkan Sabah dan Sarawak ke Nusantara diharapkan segera dimulai.
Dia juga mengatakan pemerintah federal telah menyetujui peningkatan dana hibah khusus ke Sabah dan Sarawak berdasarkan Pasal 112D Konstitusi Federal. Untuk tahap awal, Sarawak akan menerima RM300 juta, naik dari jumlah RM16 juta sebelumnya. Sementara alokasi dana yang diterima Sabah akan dinaikkan dari RM26 juta menjadi RM260 juta, sambil menunggu finalisasi formula.
"Kita harus melihat hibah khusus secara wajar dan adil. Selama bertahun-tahun, Sarawak hanya diberi RM16 juta, yang menurut saya tidak masuk akal," katanya.
"Pada saat yang sama, kami tidak dapat memberikan jumlah yang terlalu besar karena Pasal 112D menyatakan bahwa hibah tersebut tunduk pada posisi keuangan pemerintah federal," katanya.