Mahathir Tegaskan Lebih Baik Mosi Tidak Percaya kepada PM Muhyiddin ketimbang Gelar Pemilu
KUALA LUMPUR, iNews.id - Politikus senior MalaysiaMahathir Mohamad menegaskan mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Muhyiddin Yassin harus dilanjutkan. Dia menilai mosi tidak percaya penting dilakukan untuk mengetahui apakan Muhyddin masih mengantongi mayoritas dukungan di parlemen atau tidak.
Mahathir mengubah haluan terkait klaim Anwar Ibrahim pada Rabu lalu yang menyebutkan dia sudah mendapat dukungan dari mayoritas anggota parelemen Dewan Rakyat untuk membentuk pemerintahan baru.
Pasalnya, Presiden Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO)
Ahmad Zahid Hamidi mengatakan banyak anggotanya di parlemen yang saat ini mendukung Anwar Ibrahim.
Menurut Mahathir, parlemen harus memberikan suara untuk memutuskan siapa yang memiliki dukungan mayoritas sebagai perdana menteri, ketimbang menggelar pemilihan umum baru yang berisiko di tengah pandemi Covid-19.
"Sejak Muhyiddin dilantik sebagai perdana menteri, saya meminta diadakan mosi tidak percaya di parlemen untuk menyelesaikan masalah ini. Jika ini dilakukan, kita bisa menghindari pemilihan umum di saat masih berjuang melawan pandemi Covid-19," kata Mahathir, dikutip dari The Straits Times, Jumat (25/9/2020).