Lecehkan Turis Wanita di Australia, Pria Italia Dibui 5 Tahun
BRISBANE, iNews.id - Seorang pria asal Italia melakukan penyerangan seksual terhadap wisatawan perempuan dan merekam turis lain yang sedang bugil di kamar mandi di Brisbane, Queensland, Australia. Akibat perbuatannya, dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara.
Dilaporkan Australia Plus ABC, Selasa (24/4/2018), pelaku bernama Alberto Dagrezio itu tiba di Queensland dengan visa pelajar. Pria berusia 33 tahun itu kerap menyelinap ke losmen-losmen murah tempat para turis backpacker biasa menginap.
Dagrezio akan meninggalkan sepatunya di area umum dan berjalan-jalan sambil berpura-pura berbicara di telpon dan mencari kamar yang tidak terkunci, kemudian melancarkan aksinya.
Dagrezio akan mencari perempuan yang sedang setengah telanjang atau tanpa busana, kemudian merekam mereka ketika tertidur.
Dia mengaku bersalah atas perbuatannya di Pengadilan Distrik atas 66 pelanggaran karena melakukan penyerangan seksual, memperkosa secara digital, dan melanggar privasi 44 perempuan selama periode 10 bulan pada 2015.
"Terdakwa akan pergi ke kamar mandi tetangganya, duduk, dan merekam mereka di bawah celah di dinding," kata Jaksa Christopher Cook, dalam persidangan.
"Berdasarkan pengakuannya kepada polisi, dia mengaku perbuatannya dimotivasi oleh fantasi, keinginan untuk melawan hukum dan melanggar peraturan," sebut Cook.
Jaksa Christopher Cook menyebut beberapa perempuan menjadi sasaran aksi Dagrezio. Banyak dari para backpacker yang direkam itu tidak pernah sadar akan tentang hal itu dan mungkin tidak akan pernah diberitahu.
Perbuatan Dagrezio ini diketahui pihak berwajib setelah salah satu korbannya mengadukannya kepada staf hostel. Dia berhasil ditangkap berkat rekaman CCTV.
Pengadilan mengungkapkan Alberto Dagrezio mengakui apa perbuatannya dan polisi menemukan puluhan video dan gambar porno.
"Sebagian besar bukti berasal dari video yang terletak di komputernya," ujar Cook.
Di pengadilan juga terungkap, Alberto Dagrezio memiliki latar belakang pengasuhan di keluarga yang tidak biasa dan memiliki fantasi voyeuristik, yakni kelainan jiwa berupa dorongan yang tidak terkendali untuk mengintip orang yang tidak berbusana.
Fantasi ini terbentuk ketika dia pindah ke Brisbane pada 2012.
"Orang ini tidak akan pernah menikmati kehidupan di Australia lagi. Hukuman yang dijatuhkan membuatnya terancam dideportasi dan untuk memastikan komunitas Australia dilindungi," kata Cook, menambahkan.
Editor: Nathania Riris Michico