Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat
Advertisement . Scroll to see content

Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:15:00 WIB
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memprediksi laba bersih industri penerbangan turun pada tahun 2026. (Foto: Tim Grafis iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Tarif tiket pesawat di Negeri Paman Sam telah melonjak 5,5 persen sejak perang pecah. Kenaikan tersebut terdiri atas 2,7 persen pada Maret dan bertambah 2,8 persen pada April, menurut data Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja AS. 

Meski harga bahan bakar melonjak, permintaan perjalanan domestik di AS masih tetap tinggi menjelang musim liburan musim panas. American Automobile Association (AAA) memperkirakan lonjakan perjalanan domestik selama akhir pekan Hari Memorial pada 23-25 Mei, yang secara tidak resmi menandai dimulainya musim panas di AS.

Organisasi tersebut memproyeksikan sekitar 3,6 juta penumpang akan menggunakan penerbangan domestik selama periode tersebut.

Namun, tekanan biaya yang semakin besar mulai mengancam keberlangsungan sejumlah maskapai. Maskapai berbiaya rendah Spirit Airlines menghentikan operasinya pada awal Mei setelah beroperasi selama tiga dekade.

Dalam dokumen pengadilan, Spirit Airlines menyebut lonjakan harga bahan bakar sebagai salah satu penyebab utama kebangkrutannya.

Pada April lalu, CEO United Airlines Scott Kirby mengatakan maskapai yang berbasis di Chicago itu perlu menaikkan harga tiket hingga 20 persen untuk mengimbangi lonjakan biaya operasional.

Pekan lalu, American Airlines juga mengumumkan penghentian sementara sejumlah rute penerbangan akibat kenaikan biaya yang tajam. Beberapa rute yang terdampak mencakup penerbangan lintas benua seperti Charlotte-Sacramento dan Los Angeles-Pittsburgh.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut