Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim
Advertisement . Scroll to see content

Kritik Resolusi PBB soal Pasukan Perdamaian Gaza, Rusia: Warisan Kolonial Inggris

Rabu, 19 November 2025 - 06:23:00 WIB
Kritik Resolusi PBB soal Pasukan Perdamaian Gaza, Rusia: Warisan Kolonial Inggris
Rusia menyampaikan kritik tajam terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengesahkan pengiriman Pasukan Stabilisasi Internasional ke Jalur Gaza (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Rusia menyampaikan kritik tajam terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengesahkan pengiriman Pasukan Stabilisasi Internasional ke Jalur Gaza. Meski tidak menolak, Rusia memilih abstain dalam voting yang digelar pada Senin (17/11/2025), bersama satu negara lainnya.

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, menjelaskan bahwa keputusan abstain itu diambil karena Moskow menilai resolusi yang diajukan Amerika Serikat (AS) mengesampingkan peran warga Palestina sendiri dalam menjaga perdamaian di Gaza. Menurutnya, upaya stabilisasi tidak boleh dijadikan proyek sepihak yang mengabaikan pihak yang paling terdampak.

Rusia Ragukan Iktikad Baik AS

Nebenzia menuding AS tidak menunjukkan iktikad baik dalam merancang dan meloloskan resolusi tersebut. Ia memperingatkan bahwa resolusi itu berpotensi menjadi dalih bagi Washington melakukan “eksperimen tak terkendali” di wilayah Israel dan Palestina.

“Yang terpenting adalah dokumen ini tidak boleh menjadi dalih bagi eksperimen tak terkendali yang dilakukan AS di Israel dan di wilayah Palestina yang diduduki,” ujarnya, dikutip dari Al Jazeera.

Kekhawatiran: Pasukan Bisa Bertindak Otonom

Rusia juga mempertanyakan ketidakjelasan mekanisme kerja sama Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) dengan Pemerintah Otoritas Palestina. Nebenzia menyebut tidak ada jaminan bahwa pasukan internasional akan menghormati posisi dan pendapat Ramallah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut