Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Advertisement . Scroll to see content

Kota Bawah Tanah Hamas di Gaza yang Bikin Israel Khawatir, Mitos atau Fakta?

Jumat, 27 Oktober 2023 - 19:50:00 WIB
Kota Bawah Tanah Hamas di Gaza yang Bikin Israel Khawatir, Mitos atau Fakta?
Penampakan dari udara Kota Gaza, Palestina, setelah dibombardir Israel beberapa pekan lalu. (Foto: Maxar)
Advertisement . Scroll to see content

Meskipun kelompok pejuang tersebut dan kelompok Palestina lainnya merahasiakan jaringan mereka, Yocheved Lifshitz, seorang tawanan Israel yang baru saja dibebaskan beberapa waktu lalu, menceritakan pengalamannya saat berada di terowongan Hamas.

“Ia tampak seperti jaring laba-laba, banyak sekali terowongan. Kami berjalan berkilo-kilometer di bawah tanah,” ungkapnya.

Hamas percaya bahwa dengan keunggulan militer Israel di bidang udara dan lapis baja yang luar biasa, terowongan adalah cara untuk mengurangi beberapa keuntungan yang dimiliki zionis tersebut. Dengan fasilitas tersebut, mereka dapat memaksa tentara Israel untuk bergerak di bawah tanah di ruang sempit yang seluk-beluknya hanya diketahui oleh para pejuang Hamas.

“Saya tidak akan menjelaskan secara perinci berapa kilometer terowongan tersebut, tetapi jumlah tersebut merupakan angka yang banyak, dibangun di bawah sekolah dan kawasan pemukiman,” ujar seorang juru bicara militer Israel pada Kamis (26/10/2023) kemarin.

Kota bawah tanah

Sumber-sumber keamanan Israel mengatakan, pemboman udara besar-besaran yang dilakukan militer zionis di Gaza selama hampir tiga pekan ini hanya menyebabkan sedikit kerusakan pada infrastruktur terowongan Hamas. Nyatanya, Komando Angkatan Laut Hamas mampu melancarkan serangan lintas laut yang menyasar masyarakat pesisir Israel di dekat Gaza minggu ini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut