SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) menyatakan pihaknya tidak memiliki niat melanjutkan perundingan nuklir kecuali Amerika Serikat (AS), kecuali negara pimpinan Donald Trump itu mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri permusuhan.
Hal itu ditegaskan Korut sehari setelah perundingan dengan AS di Swedia gagal.
Lawan China, Taiwan Akan Bangun 10 Kapal Perang 2.500 Ton dan Beli 10 Pesawat C-130J AS
Pembicaraan di Swedia dilakukan menyusul kebuntuan selama berbulan-bulan usai pertemuan pada Februari antara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Trump.
Pembicaraan itu terjadi setelah Korut melakukan uji coba rudal balistik yang diluncurkan dari laut pada Rabu (2/10/2019).
Korea Utara menolak perundingan di Swedia dengan menyatakan kecewa atas kurangnya solusi baru dan kreatif yang ditawarkan oleh AS. AS bersikeras akan bertemu lagi dengan delegasi Korut dalam dua pekan ke depan.
Namun, seorang juru bicara kementerian luar negeri Korut mengatakan, klaim AS tentang pertemuan lain tidak ada.