Korut Rayakan Ulang Tahun Mendiang Kim Jong Il, Ada Konser hingga Pesta Kembang Api
PYONGYANG, iNews.id - Korea Utara (Korut) merayakan ulang tahun mendiang Kim Jong Il yang ke-80 dengan meriah. Ada konser, pesta kembang api dan upacara luar ruangan dekat perbatasan China.
Putra Kim dan pemimpin saat ini Kim Jong Un menghadiri upacara kenegaraan di Kota Samjiyon, Selasa (15/2/2022) pada malam ulang tahun mendiang ayahnya.
Kantor Berita Pusat Korea, KNCA melaporkan, ketika Kim Jong Un muncul, semua peserta bersorak 'hore' kepadanya". Selanjutnya dia memberi penghormatan kepada patung ayahnya.
"Acara tersebut menunjukkan tekad kuat para peserta untuk bersatu di belakang Kim Jong Un dan mencapai kemakmuran dengan kemandirian," tulis KCNA. Upacara serupa juga diadakan di seluruh Korea Utara untuk menandai ulang tahun kelahiran Kim Jong Il.
Korut Konfirmasi Uji Rudal Balistik Jarak Menengah, Ini Jenisnya
Pejabat senior yang mengunjungi Kota Samjiyon menikmati kembang api dan konser musik. Padahal, jarang bagi Korea Utara untuk mengadakan acara kenegaraan tingkat tinggi di Kota di kaki Gunung Paektu.
Gunung Paektu merupakan puncak tertinggi di Semenanjung Korea yang merupakan dasar kisah Korea Utara seputar keluarga Kim. Sebuah proyek pembangunan besar juga telah berlangsung di Samjiyon, yang menurut Kim Jong Un melambangkan “tekad baja” negaranya untuk mencapai kemakmuran.
Ulang tahun Kim Jong Il merupakan salah satu hari raya terpenting di Korea Utara. Bersama dengan Kim Il Sung, mendiang kakek Kim Jong Un yang mendirikan Korea Utara pada tahun 1948. Kim Jong Un telah memerintah Korea Utara sejak Kim Jong Il meninggal karena serangan jantung pada akhir 2011.
Bulan lalu, Korea Utara melakukan serangkaian uji coba rudal yang menurut beberapa ahli merupakan upaya untuk menekan Amerika Serikat agar menawarkan konsesi seperti keringanan sanksi. Korea Utara mengaku menghadapi kesulitan ekonomi yang parah akibat pandemi Covid-19.
Korea Utara menghentikan aktivitas pengujian sebelum dimulainya Olimpiade Musim Dingin di China, sekutu utama terakhir dan jalur ekonomi. Kementerian Pertahanan Korea Selatan pada Rabu (16/2/2022) mengatakan militer Korea Utara tidak menunjukkan aktivitas mencurigakan.
Editor: Umaya Khusniah