Korea Utara: Rudal Kami Mampu Menjangkau Amerika Serikat!
Yang dimaksud dalam pernyataan itu adalah Hwasong-15, rudal balistik antarbenua (ICBM) jarak jauh yang pernah diuji oleh Korut sekali pada 2017 dan diyakini memiliki jangkauan untuk mengirimkan hulu ledak nuklir di mana saja di Amerika Serikat. Demikian pula dengan Hwasong-12, rudal yang pernah akan digunakan Korea Utara di Guam.
Perundingan untuk membujuk Korut agar menyerah atau membatasi persenjataannya dengan imbalan keringanan sanksi internasional telah terhenti sejak 2019. Amerika Serikat meminta Korea Utara pada Senin (7/2/2022) lalu untuk menghentikan program nuklir dan rudal balistiknya dan memprioritaskan kebutuhan rakyatnya sendiri.
Pejabat AS dan Korea Selatan mengatakan, mereka khawatir peluncuran Hwasong-12 pada 30 Januari bisa menjadi langkah untuk melanjutkan sepenuhnya uji coba ICBM atau senjata nuklir Korut. Pyongyang belum melakukan uji coba nuklir atau menembakkan ICBM lagi sejak 2017.
Pada awal pekan ini, sebuah lembaga think tank AS mengatakan, mereka telah mengidentifikasi sebuah pangkalan militer yang berada dekat dengan perbatasan Korut dengan China. Mereka menduga pangkalan itu dimaksudkan untuk menempatkan ICBM.
Editor: Ahmad Islamy Jamil