NEW YORK, iNews.id - Duta Besar Arab di PBB Riyad Mansour menyerukan gencatan senjata segera dalam konflik antara Israel dan Hamas. Korban dari warga sipil terus berjatuhan karena blokade Israel.
Mansour mengatakan semua pemimpin Arab bersatu dalam seruan mereka untuk menghentikan pembantaian terhadap rakyat Palestina sekarang.
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
"Kami perlu menyelamatkan nyawa manusia dan kita perlu menyelamatkannya segera," kata Mansour seperti dikutip dari Arab News, Sabtu (14/10/2023).
Mansour juga mengingatkan seharusnya PBB tidak membiarkan Hari Nakba terjadi lagi. Sebanyak 2,3 juta penduduk Gaza terancam terusir dari kampung halamannya.
Mengenal Peristiwa Nakba 1948 yang Dikaitkan dengan Serangan Israel ke Gaza
Sekitar 1,2 juta orang, bersama dengan semua staf PBB dan orang-orang yang berlindung di sekolah-sekolah PBB, pusat kesehatan, dan klinik PBB. Mereka sudah diarahkan untuk pindah ke bagian selatan wilayah tersebut dalam waktu 24 jam.
Gaza mengalami blokade total dari Israel dengan pemadaman listrik total, tak ada layanan kesehatan, air, dan sanitasi yang memadai.
Israel Luncurkan Rudal ke Suriah, 2 Bandara Lumpuh
"Rumah sakit hanya memiliki beberapa jam pasokan listrik setiap hari karena mereka terpaksa menghemat cadangan bahan bakar yang semakin menipis," katanya.
Saat ini, tidak ada bantuan kemanusiaan yang bisa masuk ke Gaza karena penyeberangan perbatasan tetap tertutup.
Harga Minyak Mentah Melesat Nyaris 6 Persen setelah Rencana Serangan Darat Israel ke Gaza
PBB melaporkan bahwa persediaan organisasi di wilayah tersebut telah kritis.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq