Korban Tewas Apartemen Runtuh di India Bertambah jadi 15 Orang, Diduga Gedung Tak Kuat Menahan Hujan
BHIWANDI, iNews.id - Korban tewas insiden apartemen yang runtuh di India bertambah menjadi 15 orang. Regu penolong masih berpacu dengan waktu menemukan 20-an orang yang masih terjebak.
Sebuah apartemen tiga lantai di Bhiwandi dekat Mumbai, India runtuh pada Senin (21/9/2020) pagi waktu setempat.
Dilansir dari AFP, Selasa (22/9/2020) dini hari WIB, Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) menemukan lima jenazah lainnya dari bawah puing-puing gedung yang roboh. Dengan demikian, jumlah korban tewas insiden itu bertambah menjadi 15 orang.
NDRF juga berhasil mengeluarkan dari bawah reruntuhan sebanyak 20 orang dengan kondisi selamat, termasuk dua anak laki-laki berusia empat dan tujuh tahun.
Direktur Jenderal NDRF, Satya Naraya, dalam kicauannya memperkirakan masih ada 20-25 orang yang terjebak di bawah reruntuhan gedung. NDRF telah mengerahkan tim spesialis yang beranggotakan 40 personel dibantu anjing pelacak untuk menemukan korban terjebak.
Dari foto-foto yang dipublikasikan oleh NDRF lewat akun Twitter memperlihatkan regu penolong tengah berpacu dengan waktu mencari keberadaan 20-an orang yang masih terjebak. Mereka menyisir puin-puing beton dan batu bata dengan kabel listrik tergantung di atas kepala mereka.
Otoritas berwenang belum bisa menyimpulkan secara pasti penyebab insiden tersebut, sementara dugaan mengarah pada struktur bangunan yang tidak mampu menahan guyuran hujan selama berhari-hari.
Di India, insiden runtuhnya gedung apartemen bukan hal baru dan biasanya banyak terjadi dalam rentang Juni-September saat curah hujan di negara itu sedang tinggi.
Editor: Arif Budiwinarto