Koordinasi dengan AS, Israel Dalam Kondisi Siaga Perang Lawan Iran
Pertemuan digelar hanya beberapa jam setelah Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran yang semula dijadwalkan berlangsung pada Jumat (22/5/2026).
Portal berita Axios melaporkan, pemerintahan Trump masih mempertimbangkan kemungkinan dimulainya kembali perang terhadap Iran.
Sebelumnya Trump juga menyatakan militer AS bisa melancarkan serangan baru terhadap Iran paling cepat pada 22 Mei atau awal pekan depan.
Namun rencana serangan itu untuk sementara ditangguhkan setelah adanya permintaan dari Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Negara-negara Timur Tengah tersebut mendorong agar negosiasi serius dengan Iran tetap dilanjutkan demi menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima semua pihak. Meski demikian, Trump menegaskan AS tetap siap melakukan serangan skala besar sewaktu-waktu apabila pembicaraan dengan Iran gagal mencapai hasil.
Editor: Anton Suhartono