Kisah Tim SAR Turki Pertaruhkan Nyawa Masuk Bangunan Rapuh demi Cari Ponsel Nenek Korban Gempa
Ponsel itu diserahkan ke Mama Busra dalam kondisi mati. Maklum saja gempa sudah 5 hari berlangsung saat itu dan ponsel kehabisan daya.
Mama Busra semakin gusar karena ternyata ponsel itu tak bisa digunakan untuk mengetahui kabar putranya.
Beruntung ada orang lain di pusat pengungsian yang ternyata kenal baik dengan putra Mama Busra. Bukan hanya itu, orang tersebut memiliki nomor telepon putranya. Dia meminjamkan ponselnya kepada Mama Busra sehingga bisa menghubugi putranya.
Setelah terhubung dengan putranya, Mama Busra tak bisa menyembunyikan rasa haru. Dia menangis saat pertama mendengar suara putranya yang ternyata dalam kondisi baik.
"Ini seperti kamu memberi saya seisi dunia," kata Mama Busra, saat mendengar suara putranya.
Bukan hanya Mama Busra, tim SAR yang mendampingi merasa puas telah memberikan pelayanan kepada nenek tak berdaya itu.
Editor: Anton Suhartono