Kisah Pilu Tentara Wanita Korut, Diperkosa lalu Dipaksa Aborsi Tanpa Bius
Rabu, 22 Desember 2021 - 19:18:00 WIB
Selama di partai, dia juga dipaksa bertahan hidup hanya dengan memakan tiga sampai empat sendok jagung per hari hingga kekurangan makan. Kondisi itu membuat siklus menstruasinya berubah menjadi menstruasi hanya sekali setiap 4 hingga 6 bulan.
Dalam kondisi seperti itu dia masih harus melayani nafsu penasihat politik tersebut sampai hamil.
Setelah mengetahui hamil, penasihat itu memerintahkan Jennifer pergi ke klinik medis militer.
“Seorang ahli bedah militer sudah menunggu saya. Dia melakukan aborsi tanpa anestesi, itu masih menghantui saya sampai hari ini,” ujarnya.
Karena kejadian itu, Jennifer masih trauma sehingga tak mau menikah apalagi memiliki anak.