Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Patrick Kluivert Latih Tunisia usai Dipecat Timnas Indonesia? Bisa Main di Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu Pekerja Seks Komersial 'Resmi' Terakhir di Tunisia

Sabtu, 05 Oktober 2019 - 06:12:00 WIB
Kisah Pilu Pekerja Seks Komersial 'Resmi' Terakhir di Tunisia
Ilustrasi prostitusi di Tunisia. (FOTO: AFP/File | Anoek De Groot)
Advertisement . Scroll to see content

"Bagaimana kita bisa menjamin asuransi kesehatan, hunian, makanan dan pekerjaan untuk mereka? Ini bukan hanya tentang hukum dan keputusan politik, ini tentang perubahan mentalitas," katanya.

'Maaf saya tidak bisa memperkerjakan Anda'

Tetapi jika tren pembatasan bisnis seks berlanjut, akan timbul masalah terkait dengan pekerjaan yang bisa dilakukan mantan PSK.

Afef, mantan germo rumah pelacuran yang baru saja ditutup, menjelaskan masalah yang dihadapi.

"Bahkan jika (seorang mantan PSK) bekerja sebagai pencuci piring di rumah makan," katanya, "satu atau dua hari kemudian, mereka akan memberitahu bahwa dia pernah bekerja di rumah pelacuran dan atasannya akan mengatakan: 'Maaf saya tidak bisa mempekerjakan Anda.'"

Sementara itu, Amira hanya memiliki sedikit harapan untuk masa depan.

"Sulit bagi keluarga untuk menerima kami kembali. Jika saya diusir dari rumah pelacuran, saya akan hidup di jalanan, saya akan mengemis demi anak saya di dekat masjid. Saya berharap mereka akan mengasihani kami."

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut