Kisah Pilot Bertahan Hidup 38 Hari di Hutan Setelah Pesawatnya Jatuh dan Meledak
Setelah beberapa hari, tak ada lagi pesawat yang hilir mudik. Dia beranggapan tim SAR sudah menghentikan pencarian dengan anggapan dirinya sudah mati. Kondisi itu sempat membuat mentalnya patah.
“Saya sangat terpukul. Saya kira tidak akan pernah berhasil, saya akan mati," katanya.
Namun dengan peralatan yang ada, Sena masih berusaha mencari jalan untuk keluar dari belantara. Dia menggunakan baterai ponsel untuk mengaktifkan GPS. Berdasarkan panduan GPS, dia diarahkan berjalan ke timur dan menemukan jalur penerbangan.
Sambil menunggu pesawat melintas, dia terus berjalan dengan mengikuti arah matahari terbit.
“Ada air, tapi tidak ada makanan. Saya juga berisiko dimangsa predator seperti jaguar, buaya, dan anaconda," ujarnya.
Untuk bertahan hidup, Sena memakan buah yang juga dikonsumsi monyet. Di perjalanan dia juga mencuri tiga butir telur burung tinamou biru sebagai pasokan protein.
“Saya belum pernah melihat hutan hujan perawan yang tak tersentuh. Saya mendapati Amazon bukan hanya satu hutan hujan saja, tapi seperti empat atau lima hutan yang menjadi satu," ujarnya.