Kisah Pata Seca, Budak Brasil Punya 249 Anak karena Disuruh Majikan Berhubungan dengan Banyak Wanita
Selama 350 tahun, perbudakan adalah inti perekonomian Brasil. Sekitar 40 persen dari 10 juta budak Afrika yang dibawa ke Benua Amerika berakhir di Brasil. Selama berabad-abad, setiap orang Afrika yang datang ke negara ini pasti menjadi budak.
Budak sangat penting bagi perekonomian Brasil, sehingga mereka melakukan semua pekerjaan tanpa terkecuali. Sementara orang kulit putih Brasil tidak berbuat apa-apa dan hanya berpangku tangan.
Brasil juga menjadi negara terakhir di Benua Amerika yang menghapuskan perbudakan. Ketika pemerintah menghapus perdagangan budak internasional di negara jajahan Portugis itu pada 1850, permintaan tenaga kerja kulit hitam tetap saja tinggi. Jika perempuan yang diperbudak tidak melahirkan cukup anak untuk menggantikan pekerja tua dan sekarat, ekonomi Brasil akan runtuh. Masyarakat budak pun akan hancur.
Untuk mendapatkan lebih banyak budak, orang Afrika yang diperbudak dipaksa untuk berkembang biak. Sistem pembiakan budak ini bekerja tak ubahnya sebuah pabrik. Orang Afrika yang diperbudak melahirkan lebih banyak bayi, yang akan juga ditakdirkan menjadi budak. Dengan begitu, mereka bisa bekerja di perkebunan atau pekerjaan apa pun sebagai buruh lepas.
Untuk memenuhi permintaan tenaga kerja tersebut, terkadang para majikan membuat peternakan budak. Di lain waktu, mereka akan memaksa perempuan untuk membuat lebih banyak budak.