Kisah Gamer Gabung Pasukan Ukraina, Jadi Pilot Drone untuk Bombardir Rusia
KIEV, iNews.id - Mykhailo (25) merupakan seorang tentara Ukraina yang menjadi pilot drone. Pengalamannya sebagai gamer dulu, dinilai sangat membantu untuk mengoperasikan drone.
Drone tersebut diterbangkan dari Zaporizhzhia yang tidak jauh dari perbatasanRusia.
"Saya teringat ibu saya mengatakan bahwa game-game video itu tidak akan membawa kebaikan bagi saya. Nah, jika ini tidak bermanfaat, ini apa?" katanya sambil tertawa seperti dikutip Reuters, Sabtu (5/8/2023).
Ada beberapa jenis drone yang digunakan Ukraina. Ada drone besar yang dapat terbang ratusan kilometer, beberapa drone yang mengambang di atas medan perang untuk mengambil gambar, dan lainnya yang membawa senjata untuk dilepaskan ke target.
Tetapi drone yang dioperasikan Mykhailo dirancang untuk menabrak langsung ke target. Dikemudikan oleh seorang pilot yang terhubung ke headset dan VR.
Tidak seperti drone lain, drone jenis FPV ini tidak bisa terbang di tempat. Drone harus terbang cepat dan melihat ke depan serta langsung memborbardir target. Kameranya bahkan tidak bisa melihat ke bawah.
"Karena kami harus memeriksa setiap drone yang kami dapatkan," kata Mykhailo.
Pasukan Ukraina maupun Rusia telah menggunakan berbagai jenis drone selama perang ini, baik untuk pengintaian maupun serangan.
Sebelumnya, kapal perang Rusia dilaporkan rusak parah akibat serangan drone laut Ukraina di pangkalan angkatan laut (AL) dekat pelabuhan Novorossiysk, Jumat (4/8/2023).
Ukraina berulang kali menggunakan drone laut yang dilengkapi bahan peledak untuk menyerang armada AL Rusia di Laut Hitam. Perairan itu juga menjadi jalur utama ekspor biji-bijian kedua negara ke pasar global.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq