Kim Jong Un Minta Maaf, Korsel Desak Korut Selidiki Penembakan Pejabat di Perbatasan
Gedung Biru menyatakan, Korsel meminta penyelidikan digelar bersama karena laporan dari Korut tentang insiden tersebut berbeda dengan apa yang didapat intelijen Seoul.
"Kami memutuskan untuk meminta Korea Utara melakukan penyelidikan tambahan dan juga meminta penyelidikan bersama jika diperlukan," kata Gedung Biru, seperti dikutip dari Associated Press, Sabtu (26/9/2020).
Disebutkan pula Korsel akan segera mengambil tindakan untuk memperkuat pengawasan di perairan lepas pantai barat untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.
Penjaga pantai Korsel mengerahkan puluhan kapal dan ratusan petugas untuk mencari korban di perairan dekat perbatasan laut untuk mencari korban.
Korsel menuduh pasukan Korut menembak pria itu dengan tuduhan mencoba membelot. Bukan hanya itu, jenazah korban lalu dibakar dan dibiarkan mengambang di laut.
Setelah penemuan jenazah, Korsel mengecam Korut dengan menyebutnya sebagai tindakan kejam dan mendesak agar menghukum mereka yang bertanggung jawab.
Editor: Anton Suhartono