Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia
Advertisement . Scroll to see content

Kim Jong Un Hadiahkan Rumah buat Keluarga Prajurit yang Tewas di Perang Ukraina

Senin, 16 Februari 2026 - 21:40:00 WIB
Kim Jong Un Hadiahkan Rumah buat Keluarga Prajurit yang Tewas di Perang Ukraina
Kim Jong Un meresmikan kawasan perumahan baru di Pyongyang bagi keluarga tentara yang tewas di perang Ukraina (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Advertisement . Scroll to see content

PYONGYANG, iNews.id - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meresmikan kawasan perumahan baru di Pyongyang bagi keluarga tentara yang tewas dalam penugasan luar negeri. Peresmian itu berlangsung di tengah dukungan militer negara tersebut terhadap Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Menurut laporan surat kabar resmi Rodong Sinmun yang dilansir Aljazeera, Kim menyebut kawasan bernama Saeppyol Street sebagai “sumber kehormatan bagi generasi kita dan kebanggaan Pyongyang serta negara kita”.

“Ia mendoakan keabadian para martir bersamaan dengan peresmian yang akan mengukir nama dan citra mereka dalam sejarah,” tulis media lokal tersebut.

Meski laporan tidak secara langsung menyebut Rusia, pekan lalu Kim menyatakan akan mendukung seluruh kebijakan dan keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Berdasarkan pakta pertahanan bersama dengan Moskow, Pyongyang disebut telah mengirim ribuan tentaranya ke Ukraina pada 2024.

Kantor berita resmi KCNA melaporkan, Kim mendorong agar proyek perumahan tersebut diselesaikan lebih cepat, dengan harapan dapat memberi sedikit penghiburan bagi keluarga para tentara yang gugur.

Foto-foto yang dirilis KCNA memperlihatkan Kim didampingi putrinya, Ju Ae, saat menghibur anggota keluarga tentara yang tewas serta meninjau rumah-rumah baru yang telah rampung dibangun.

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan sebelumnya memperkirakan sekitar 6.000 tentara Korea Utara tewas atau terluka selama penugasan dalam perang di Ukraina.

Selain mengirim pasukan, Korea Utara juga diduga memasok amunisi artileri, rudal, dan sistem roket jarak jauh ke Rusia. Sebagai imbalan, Pyongyang diyakini menerima bantuan dana, pengetahuan militer, serta pasokan pangan dan energi dari Moskow.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut