"Bahkan jika vaksin China sudah disetujui, tidak ada obat yang sempurna dan dia tidak akan mengambil risiko di saat punya banyak tempat perlindungan yang bisa memastikan terisolasi," kata Choi.
Intelijen Korsel Gagalkan Upaya Hacker Korut Curi Informasi Vaksin Virus Corona
Pengamat lain yang juga analis Asia Timur dan editor dari Jurnal Internasional untuk Perdamaian Dunia Mark Barry mengatakan, Kim akan lebih memilih vaksin buatan Eropa yang sudah terbukti ketimbang milik China.
"Risikonya terlalu besar. Tapi dia senang mendapatkan alat pelindung diri China," kata Barry.
Hilang Hampir Sebulan, Kim Jong Un Muncul Pimpin Rapat Darurat Covid-19
Korut sejauh ini belum mengonfirmasi satu pun kasus infeksi virus corona, namun Badan Intelijen Nasional Korsel (NS) menyatakan, Covid-19 tidak bisa dihindari karena Korut memiliki kerja sama perdagangan dan pertukaran orang dengan China, negara pusat wabah.
Editor: Anton Suhartono