Khawatir Perang, Maskapai-Maskapai Internasional Mulai Hindari Langit Venezuela
Sementara Turkish Airlines menangguhkan penerbangan dari 24 hingga 28 November.
Presiden Kolombia Gustavo Petro mengecam gangguan terhadap penerbangan di negara-negara Amerika Latin. Dalam posting-an di media sosial X, dia menyerukan maskapai-maskapai untuk kembali beroperasi.
"Harus ada penerbangan reguler ke semua negara Amerika Latin dan dari Amerika Latin dan dunia," tulisnya.
"Tak ada negara yang diblokade, karena memblokade negara berarti memblokade manusia, dan itu adalah kejahatan terhadap kemanusiaan," kata Petro, menegaskan.
FAA pada Jumat lalu memperingatkan pilot-pilot mengenai ancaman yang bisa ditumbulkan bagi pesawat di semua ketinggian serta pesawat yang lepas landas dan mendarat di Venezuela. Bahkan ancaman juga bisa terjadi terhadap pesawat yang berada di darat.
Peringatan itu muncul seiring meningkatnya tekanan pemerintahan Presiden AS Donald Trump terhadap Presiden Venezuela Nicolás Maduro.
Militer AS telah mengerahkan pesawat pengebom hingga ke pesisir Venezuela, terkadang sebagai bagian dari latihan simulasi serangan. Selain itu Angkatan Laut AS juga menyiagakan gugus tempur kapal induk USS Gerald R Ford ke Karibia.
Editor: Anton Suhartono