Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Sisa PD II di Biak Dikirim ke Pusdokkes Polri
Advertisement . Scroll to see content

Keturunan Yahudi Eropa Tuntut Jerman Ganti Rugi Terkait Pembantaian Holocaust Nazi

Senin, 03 Agustus 2020 - 10:30:00 WIB
Keturunan Yahudi Eropa Tuntut Jerman Ganti Rugi Terkait Pembantaian Holocaust Nazi
Keturunan Yahudi Eropa, Salo Muller, menuntut Pemerintahan Jerman mengganti rugi pada keluarga dan keturunan Yahudi korban Holocaust (foto: CNN)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah upaya pertamanya berhasil, Muller yang kini berusia 84 tahun menulis surat kepada Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang meminta pemerintahnya dan perusahaan negara kereta api Deutsche Bahn memberikan konpensasi bagi penyintas dan keturunan korban Holocaust.

Berdasarkan data Museum Peringatan Holocaust Amerika Serikat (USHMM), dalam rentang 1942 hingga 1944 Jerman mendeportasi 97.776 orang Yahudi dari kamp Westerbork di Belanda, hampir 55.000 diantaranya kemudian dikirim ke kamp Nazi Auschwitz dan lebih dari 34.000 dibawa ke penjara Sobibor.

Muller yang saat peristiwa Holocaust terjadi masih berusia 5 tahun menuntut pemerintah Jerman dan perusahaan kereta negara mengganti rugi uang yang dikeluarkan para Yahudi saat mereka dibawa ke kamp-kamp konsentrasi Nazi.

"Penderitaan yang ditimbulkan peristiwa ini sangat tercela, saat Anda tahu bahwa orang-orang Yahudi yang diangkut harus membayar sendiri biaya transportasi," demikian isi surat Muller yang ditulis oleh pengacaranya seperti dikutip dari CNN, Senin (3/8/2020).

"Transportasi melalui wilayah Reich Jerman dilakukan oleh Riechsbahn Jerman (Kereta Api). Klien saya berpikir sudah waktunya Republik Jerman untuk bertanggung jawab atas ketidakadilan mereka," lanjutnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut