Kesal Merasa Digantung, Trump Naikkan Tarif Korea Selatan Jadi 25%
Pejabat Kantor Kepresidenan Korsel Cheong Wa Dae mengatakan, pemerintahannya belum menerima pemberitahuan resmi dari pihak AS.
Kim Yong Beom, direktur kebijakan kepresidenan, akan menggelar pertemuan untuk membahas pengumuman Trump tersebut hari ini.
Menteri Perdagangan Korsel Kim Jung Kwan, yang saat ini sedang berada di Kanada, juga segera terbang ke AS untuk bertemu mitranya, Howard Lutnick.
AS dan Korsel mengumumkan kesepakatan perdagangan pada Juli 2025. Saat itu Trump setuju menurunkan tarif timbal balik terhadap barang-barang Korsel dari 25 menjadi 15 persen.
Kemudian pada Oktober 2025, dalam pertemuan dengan Lee di sela-sela KTT APEC, Trump setuju memperpanjang tarif 15 persen tersebut untuk mobil.
RUU perjanjian dagang yang disusun oleh pemerintahan Lee tertahan di Majelis Nasional sejak November.
Berdasarkan perjanjian perdagangan, Korsel setuju menggelontorkan investasi 350 miliar dolar di industri-industri utama AS, termasuk semikonduktor dan pembuatan kapal.
Editor: Anton Suhartono