KUALA LUMPUR, iNews.id – Para peneliti Malaysia berhasil mengembangkan metode untuk mengubah serat daun nanas menjadi kerangka yang kuat untuk dronealias pesawat tak berawak. Dalam industri pertanian, daun nanas kerap menjadi limbah yang tak terpakai atau dibuang begitu saja.
Proyek inovasi tersebut dipimpin oleh Profesor Mohamed Thariq Hameed Sultan di Universitas Putra Malaysia. Tim riset itu berusaha menemukan cara penggunaan berkelanjutan limbah nanas yang dihasilkan oleh para petani di Hulu Langat, sebuah daerah yang terletak sekitar 65 km dari Kuala Lumpur.
Militer Iran Gelar Latihan Drone Besar-besaran Hari Ini, Ada Apa?
“Kami mengubah daun nanas menjadi serat yang dapat digunakan untuk aplikasi dirgantara, pada dasarnya menciptakan drone,” kata Prof Thariq kepada Reuters, belum lama ini.
Pria itu mengatakan, kerangka drone yang terbuat dari bahan biokomposit seperti serat daun nanas itu memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan yang terbuat dari serat sintetis. Selain itu, bahan biokomposit juga lebih murah, lebih ringan, serta lebih mudah dibuang ketika sudah tak terpakai lagi.
Begini Canggihnya Rudal Pemburu Drone Milik Rusia
Jika drone rusak, kerangka berbahan serat nanas itu bisa terkubur di tanah dan akan terurai dalam dua minggu, kata Thariq.