Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel
Advertisement . Scroll to see content

Keren! Habis-habisan Digempur Israel, Sistem Pertahanan Iran Tak Bergantung Negara Lain

Senin, 21 Juli 2025 - 11:30:00 WIB
Keren! Habis-habisan Digempur Israel, Sistem Pertahanan Iran Tak Bergantung Negara Lain
Iran menunjukkan kemandirian luar biasa dalam sektor pertahanannya setelah bertempur melawan Israel pada bulan lalu (Foto: Tehran Times)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.idIran menunjukkan kemandirian luar biasa dalam sektor pertahanannya setelah serangan besar-besaran dari Israel bulan lalu. Hanya dalam hitungan minggu, seluruh sistem pertahanan udara Iran yang hancur berhasil diganti dan dipulihkan sepenuhnya tanpa bantuan negara lain.

Pernyataan ini disampaikan Deputi Kepala Operasi Angkatan Bersenjata Iran, Mahmoud Mousavi, yang menegaskan bahwa semua sistem pertahanan udara telah kembali berfungsi dan siap mengamankan wilayah udara Iran.

“Beberapa sistem pertahanan udara kami rusak, ini bukan sesuatu yang bisa kami sembunyikan. Namun rekan-rekan kami telah menggunakan sumber daya dalam negeri dan menggantinya dengan sistem yang telah disiapkan sebelumnya,” ujar Mousavi, dikutip dari kantor berita Defah Press, Senin (21/7/2025).

Hasil Teknologi Dalam Negeri

Berbeda dengan banyak negara yang masih bergantung pada suplai militer asing, Iran menegaskan bahwa semua sistem pengganti merupakan hasil rekayasa dan produksi dalam negeri. Mousavi menyebut penggantian unit-unit tersebut dilakukan secara cepat berkat persiapan logistik yang matang, termasuk penyimpanan sistem cadangan di lokasi strategis.

Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa Iran kini tidak lagi menggantungkan pertahanannya pada negara lain, baik dalam hal teknologi maupun pengadaan senjata.

Dihantam tapi Cepat Pulih

Perang udara selama 12 hari di bulan Juni lalu menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem pertahanan udara Iran. Saat itu, angkatan udara Israel berhasil mendominasi udara dan memberikan serangan telak ke sejumlah instalasi strategis.

Meski begitu, Iran tetap mampu membalas dengan serangan rudal jarak jauh dan drone ke wilayah Israel, menunjukkan bahwa mereka masih memiliki kekuatan tempur yang tangguh bahkan di bawah tekanan.

Bavar-373 Jadi Andalan Lokal

Iran diketahui mengandalkan Bavar-373, sistem pertahanan udara jarak jauh buatan dalam negeri yang dikembangkan sebagai alternatif dari sistem S-300 buatan Rusia. Dalam beberapa pekan terakhir, tidak ada laporan mengenai impor baru sistem pertahanan dari luar negeri, memperkuat klaim kemandirian militer Iran.

Meski begitu, Iran tetap mengoperasikan sejumlah sistem pertahanan asing seperti S-300, namun dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas dalam negeri.

Kesiapan Menghadapi Serangan Selanjutnya

Langkah cepat dalam mengganti dan memulihkan sistem pertahanan udara secara mandiri ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Iran siap menghadapi serangan lanjutan jika eskalasi kembali terjadi di kawasan.

Dengan kekuatan industri militer domestik yang terus berkembang, Iran kini memperlihatkan bahwa kemandirian pertahanan bukan hanya slogan politik, tapi kenyataan di lapangan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut