Kekurangan Stok Sperma Selama Pandemi, Swedia Butuh Lebih Banyak Pria Pendonor
Jumat, 16 April 2021 - 09:39:00 WIB
Calon penerima donor lainnya, Bergsten yang suaminya diketahui tidak dapat memproduksi air mani telah mengajukan permohonan donor sperma sejak dua tahun lalu. Saat ini pasangan itu terpaksa menjalani siklus inseminasi kedua dan khawatir perawatannya ditunda tanpa batas waktu karena kekurangan donor.
Selain penyedia layanan kesehatan publik, sebetulnya ada juga klinik swasta di Swedia yang mampu mengatasi kekurangan dengan membeli sperma dari luar negeri. Namun, biaya perawatan di sana sangatlah mahal, mencapai 100.000 Krona Swedia (Rp172 juta) sehingga tidak terjangkau bagi banyak orang.
Editor: Rizal Bomantama