Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Advertisement . Scroll to see content

Kebanjiran Air Limbah, Ratusan Dokumen Mesir Kuno Perpustakaan Louvre Rusak

Senin, 08 Desember 2025 - 07:24:00 WIB
Kebanjiran Air Limbah, Ratusan Dokumen Mesir Kuno Perpustakaan Louvre Rusak
Ratusan dokumen berharga terkait studi Mesir Kuno rusak akibat banjir air limbah di perpustakaan Louvre Paris (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Masalah Lama yang Diabaikan

Insiden ini memperburuk citra Louvre yang dalam beberapa bulan terakhir dihantam berbagai persoalan struktural. Steinbock mengungkap masalah pada sistem pipa museum sebenarnya telah diketahui selama beberapa tahun, namun belum mendapat penanganan serius. Ironisnya, area perpustakaan yang terdampak banjir masuk dalam daftar ruangan yang sudah dijadwalkan untuk direnovasi.

Laporan BFMTV menyebutkan, banjir dipicu oleh kesalahan teknis dalam pembukaan katup, yang menyebabkan air limbah mengalir deras dan membanjiri ruangan.

Rentetan Masalah di Louvre

Bencana banjir ini terjadi setelah serangkaian insiden lain menimpa Louvre. Pada pertengahan November, salah satu galeri terpaksa ditutup akibat rapuhnya langit-langit. Sebulan sebelumnya, museum tersebut juga diguncang kasus perampokan besar.

Pencuri membawa kabur sembilan perhiasan bersejarah milik ratu dan permaisuri Prancis, dengan kerugian mencapai 88 juta euro. Sebagian pelaku telah ditangkap, namun salah satu tiara peninggalan Permaisuri Eugénie ditemukan dalam keadaan rusak.

Serangkaian kejadian tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai kondisi keamanan dan perawatan fasilitas museum paling terkenal di dunia ini. Dengan insiden terbaru berupa banjir air limbah, tekanan publik terhadap manajemen Louvre kian meningkat, terutama terkait pengelolaan koleksi berharga yang rentan rusak.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut